Mengenal Fitur Dual Mode Mobil Listrik BYD

Mengenal Fitur Dual Mode Mobil Listrik BYD

BYD kemalkan inovasi pengembangan teknologi Dual Mode. (BYD)--

Pendekatan ini memungkinkan teknologi DM menghadirkan pengalaman elektrifikasi yang lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan perjalanan di Indonesia.

Teknologi DM dengan Pendekatan Electric-First dan Filosofi G.A.S.S.

Sebagai bagian dari pengembangan teknologi Dual Mode, BYD menghadirkan beberapa karakter teknologi berbeda yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan kendaraan yang semakin beragam. DM-i, atau Dual Mode Intelligent, dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi dan pengalaman berkendara yang lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Dalam sistem ini, motor listrik berperan sebagai penggerak utama untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus, responsif, dan senyap, khususnya dalam penggunaan harian di area perkotaan.

BACA JUGA:BYD Di-Space Zhengzhou Hadirkan Edukasi dan Pengalaman Imersif untuk Publik

Selain fokus pada efisiensi melalui DM-i, BYD juga menghadirkan DM-p, atau Dual Mode Powerful, yang dikembangkan untuk menghadirkan performa lebih tinggi dalam sistem elektrifikasi. Kolaborasi antara motor listrik dan mesin dioptimalkan untuk menghasilkan respons tenaga yang lebih cepat dan karakter berkendara yang lebih dinamis.

Untuk kebutuhan penggunaan dengan karakter jalan yang lebih menantang, BYD turut menghadirkan DMO, atau Dual Mode Off-road, yang dirancang untuk menghadirkan kestabilan tenaga, penguatan torsi, serta kemampuan adaptasi kendaraan yang lebih optimal dalam berbagai kondisi jalan.

Melalui pengembangan teknologi DM BYD menghadirkan pendekatan elektrifikasi yang dirancang untuk menggabungkan efisiensi energi kendaraan listrik dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh. Dalam salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometerdalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh, dengan konsumsi bahan bakar mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60% lebih efisien dibandingkan kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.

Pendekatan ini memungkinkan pengguna tetap merasakan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik dengan efisiensi energi yang optimal, sekaligus tetap memiliki fleksibilitas perjalanan untuk berbagai kebutuhan penggunaan kendaraan.

BACA JUGA:BYD Indonesia Hadirkan Varian Baru BYD ATTO 1 STD

Dalam menghadirkan teknologi Dual Mode di Indonesia, BYD juga memperkenalkan filosofi BYD DM G.A.S.S. sebagai representasi karakter utama teknologi DM yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin dinamis. G.A.S.S. merepresentasikan empat karakter utama teknologi DM BYD, yaitu Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

Karakter Gesit tercermin melalui respons tenaga yang instan dan halus untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih nyaman dalam berbagai kondisi perjalanan, termasuk lalu lintas perkotaan maupun kebutuhan akselerasi di jalan tol.

Karakter Andal hadir melalui kemampuan sistem Dual Mode dalam menyesuaikan performa kendaraan terhadap berbagai kondisi penggunaan, mulai dari perjalanan harian di area perkotaan hingga karakter jalan dan pola perjalanan yang lebih beragam di berbagai wilayah Indonesia.

Di sisi lain, karakter Senyap menjadi bagian dari pengalaman berkendara berbasis listrik yang menghadirkan suasana kabin lebih tenang dan nyaman, dengan minim suara serta getaran selama perjalanan untuk mendukung kenyamanan seluruh penumpang. Sedangkan karakter Super Irit diwujudkan melalui efisiensi energi yang lebih optimal, dengan konsumsi bahan bakar yang rendah serta kemampuan perjalanan jarak jauh yang tetap mendukung fleksibilitas penggunaan kendaraan sehari-hari.

Karakter Super Irit pada teknologi Dual Mode juga tercermin melalui efisiensi biaya penggunaan kendaraan dalam berbagai kondisi perjalanan. Melalui teknologi Dual Mode, BYD menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi NEV yang lebih relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini, sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Tag
Share
Berita Lainnya