Mengenal Fitur Dual Mode Mobil Listrik BYD
BYD kemalkan inovasi pengembangan teknologi Dual Mode. (BYD)--
Teknologi DM pertama kali diperkenalkan ke pasar pada tahun 2008 melalui generasi awal DM 1.0 yang menjadi langkah awal BYD dalam mengembangkan sistem hybrid yang mengkombinasikan motor listrik dan mesin pembakaran internal dalam satu sistem terintegrasi.
Sejak generasi pertama DM 1.0 diperkenalkan, BYD terus mengembangkan teknologi Dual Mode melalui berbagai generasi inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi energi, performa berkendara, serta integrasi sistem elektrifikasi yang semakin cerdas.
Perkembangan tersebut membawa teknologi DM dari sistem hybrid generasi awal menjadi teknologi electric-first terbaru yang kini hadir melalui DM 5.0 dengan efisiensi energi yang jauh lebih optimal dibandingkan generasi sebelumnya.
Dalam perjalanannya, teknologi DM terus menunjukkan peningkatan efisiensi di setiap generasi pengembangannya. Generasi terbaru DM 5.0 yang diperkenalkan pada tahun 2024 menjadi evolusi terbaru teknologi Dual Mode BYD dengan pendekatan berkendara berorientasi EV yang menghadirkan efisiensi energi lebih tinggi, sistem integrasi yang lebih cerdas, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan yang lebih optimal untuk berbagai kebutuhan mobilitas modern.
BACA JUGA:BYD Perkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan Teknologi FLASH
Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemimpin global NEV. Pada tahun 2025, BYD mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif dan pemimpin global dalam kendaraan listrik (EV) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) melalui teknologi DM.
Hingga saat ini, kendaraan energi baru BYD telah hadir di lebih dari 121 negara dan wilayah di dunia, dengan total penjualan kendaraan energi baru secara global yang telah melampaui 16 juta unit.
Lanjutkan Sejarah Pertumbuhan EV Indonesia, BYD Hadirkan Solusi DM untuk Masyarakat Luas
Di tengah kondisi pasar otomotif Indonesia yang semakin dinamis dan kompetitif, perkembangan NEV terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Seiring meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru, proses transformasi di Indonesia kini mulai bergerak menuju kebutuhan mobilitas yang lebih luas dan beragam, tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga fleksibilitas penggunaan kendaraan dalam berbagai kondisi perjalanan sehari-hari.
Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi BYD dan DENZA sebagai salah satu pemimpin sektor NEV di Indonesia. Hingga April 2026, BYD dan DENZA berhasil mencatatkan penjualan yang hampir mencapai 20.000 unit, tumbuh sekitar 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menguasai sekitar 40% pangsa pasar EV nasional.
Pencapaian tersebut turut memperkuat kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas kendaraan listrik BYD. Hingga saat ini, sekitar 90.000 kendaraan BYD telah berada di jalanan Indonesia, mencerminkan semakin tingginya penerimaan masyarakat sekaligus memperlihatkan percepatan transformasi NEV yang semakin kuat di tanah air.
BACA JUGA:BYD Perkuat Strategi Ekspansi Portofolio EV Sesuai Kebutuhan Konsumen
Pertumbuhan ini menjadi bagian penting dalam sejarah transformasi kendaraan energi baru di Indonesia, menandai bagaimana kendaraan listrik kini semakin diterima luas dan mulai bergerak dari fase early adoption menuju pasar yang lebih matang dan masif.
Momentum pertumbuhan mulai berkembang pesat pada 2024 menuju pangsa pasar 5%, seiring hadirnya BYD di Indonesia dengan membawa tiga model EV unggulan sekaligus ke pasar nasional.
Tidak berselang lama, BYD kembali memperluas pasar EV melalui peluncuran BYD M6 yang menjadi salah satu model ikonik MPV listrik dan semakin mendekatkan kendaraan energi baru dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
- Tag
- Share
-