GIFA dan METEC Indonesia 2026 Menghubungkan Rantai Nilai Logam Indonesia

GIFA dan METEC Indonesia 2026 Menghubungkan Rantai Nilai Logam Indonesia

GIFA dan METEC Indonesia 2026. (Rubi)--

Peluang Bisnis yang Terbentuk dan Komitmen Penyelenggara Seiring dengan beralihnya produsen Indonesia dari pembangunan kapasitas menuju produksi operasional, terdapat peningkatan kebutuhan terhadap simulasi pengecoran, pengendalian mutu digital, peralatan fabrikasi dan pemotongan presisi, serta sistem material handling dan otomasi. Bagi produsen hilir dan original equipment manufacturers (OEM), momentum ini membuka peluang untuk membangun hubungan pasokan dan kesepakatan jaminan mutu sejak dini.

Prospek tersebut turut tercermin dari partisipasi perusahaan nasional dan internasional dalam GIFA dan METEC Indonesia, termasuk Wilisindomas Indahmakmur PT, CITEC Engineering Indonesia PT, Wintherm Bara PT, Metallurgical Corporation of China Ltd, serta Ashapura International Limited, BEDA Oxygentechnik Armaturen GmbH, MAGMA Engineering Asia Pacific Pte. Ltd., KALFRISA, S.A.U., dan Zobon (Lianyungang) Metal Technology Co. Ltd. dari Tiongkok, Jerman, India, Singapura, Spanyol, dan negara lainnya.

Kehadiran berbagai pelaku industri, mencerminkan visi Messe Düsseldorf Asia dan PT Pamerindo Indonesia dalam menyelaraskan penyelenggaraan pameran dengan perkembangan prioritas investasi, peningkatan kapasitas logam primer, dan kebutuhan teknologi manufaktur hilir di Indonesia. “Dengan mendekatkan komunitas teknologi internasional yang relevan kepada industri Indonesia, kami bertujuan mendukung diskusi bisnis yang berbasis informasi mengenai produktivitas dan pengembangan rantai nilai,” ujar Lia Indriasari.

Seiring Indonesia bergerak dari kebijakan dan investasi menuju implementasi industri, GIFA dan METEC Indonesia 2026 akan menjadi ruang bagi pelaku industri untuk mengeksplorasi teknologi, membangun kemitraan, dan memperoleh keahlian teknis yang dibutuhkan. Para penyelenggara mengundang pelaku industri untuk hadir dan menjadi bagian dari perkembangan industri logam Indonesia melalui penyelenggaraan GIFA dan METEC Indonesia 2026.

Tag
Share
Berita Lainnya