Sukses Perbaiki Fundamental, Bank Neo Commerce Bukukan Laba Rp565,69 Miliar di 2025

Sukses Perbaiki Fundamental, Bank Neo Commerce Bukukan Laba Rp565,69 Miliar di 2025

Bank Neo Commerce terus catatkan pertumbuhan positif. (BNC)--

Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat 49,07%, meningkat signifikan dibandingkan 35,30% pada tahun sebelumnya yang disebabkan oleh peningkatan Laba Bersih. Struktur permodalan yang solid ini memberikan ruang yang memadai bagi Perseroan untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan. 

BACA JUGA:Bank Neo Commerce Paparkan Kinerja Terkini, Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan Semakin Kuat di 2025

Penguatan Layanan Digital Didukung Basis Nasabah yang Terus Bertumbuh 

Perseroan terus memperkuat kapabilitas digital melalui pengembangan layanan transaksi harian, pembiayaan digital bagi individu dan pelaku UMKM, serta solusi pengelolaan keuangan yang semakin mudah diakses melalui aplikasi neobank. Komitmen terhadap keamanan data dan keandalan sistem teknologi informasi tetap menjadi prioritas utama dalam mendukung pengalaman layanan yang aman dan seamless bagi nasabah. 

Seiring dengan penguatan fundamental dan kinerja keuangan yang konsisten, saham BBYB resmi menjadi salah satu anggota baru Indeks Economic 30, yang mulai berlaku pada 2 Maret 2026. Keanggotaan dalam indeks tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kinerja dan prospek Perseroan, serta memperkuat posisi BNC sebagai salah satu bank dengan layanan digital yang semakin diperhitungkan di industri perbankan nasional. 

Fokus Strategis 2026: Kredit Berkualitas dan Inovasi Produk 

Memasuki tahun 2026, Perseroan akan menitikberatkan strategi pada penyaluran kredit yang berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Untuk hal ini, BNC akan terus meningkatkan kapabilitas produk dan menambah mitra guna memperluas potensi bisnis serta memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif. 

Eri menyampaikan optimisme terhadap prospek Perseroan ke depan seiring dengan penguatan fundamental bisnis yang telah dibangun sepanjang 2025.  

"Memasuki tahun 2026, kami akan terus fokus pada pertumbuhan kredit yang berkualitas serta mengoptimalkan potensi bisnis melalui penguatan produk dan layanan perbankan digital untuk meningkatkan potensi fee based income. Salah satu inisiatif strategis yang tengah kami siapkan adalah peluncuran layanan Buy Now Pay Later (BNPL) dengan mitra yang direncanakan hadir pada pertengahan tahun 2026, sebagai bagian dari upaya kami dalam memperluas akses pembiayaan yang aman, terukur, dan relevan dengan kebutuhan nasabah," tutup Eri. 

 

Tag
Share
Berita Lainnya