Pentingnya Merawat Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor

Sensor oksigen busi NGK.-DOK.NGK-
BACA JUGA: NGK Edukasi Komunitas soal Penggunaan Busi yang Tepat di Honda Bikers Day 2024
Adapun beberapa tanda umum bahwa sensor oksigen kendaraan Anda mengalami kerusakan antara lain:
- Lampu indikator check engine menyala pada dashboard.
- Mesin kendaraan cenderung bergetar atau tidak berjalan mulus.
- Penurunan kinerja bahan bakar dan mesin secara signifikan.
- Kendaraan mengeluarkan asap tebal atau emisi yang berlebihan.
- Kendaraan kesulitan untuk mencapai akselerasi yang normal.
"Pada umumnya, kendaraan dilengkapi dengan dua sensor oksigen: sensor pre-catalytic converter (sebelum catalytic converter) dan sensor post-catalytic converter (setelah catalytic converter). Sensor pertama mengukur kadar oksigen yang keluar dari mesin sebelum gas tersebut masuk ke catalytic converter untuk dibersihkan. Sensor kedua memantau apakah catalytic converter berfungsi dengan baik. Sensor-sensor ini biasanya terletak di dekat pipa exhaust, baik sebelum atau setelah catalytic converter, tergantung pada jenis kendaraan," lanjut Diko.
Karena itu, kata dia, merawat sensor oksigen secara rutin merupakan kunci untuk menjaga performa kendaraan dan meminimalkan dampak lingkungan. Penting untuk selalu memeriksa dan mengganti sensor oksigen yang rusak atau kotor agar kendaraan tetap berjalan efisien, mengurangi emisi, dan meningkatkan umur mesin. (Atn)
Sumber: pt niterra mobility indonesia