JURNALISID.COM - KRISTA InterFOOD kembali hadir. Tahun ini masuk penyelenggaraan ke-27, dan terus memperkuat posisi sebagai pameran perdagangan, serta jejaring bisnis terbesar.
Pameran ini pertemukan produsen, pemasok, distributor, importir, pembeli, serta profesional industri makanan dan minuman dari Indonesia maupun berbagai negara.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengungkapkan KRISTA InterFOOD 2026 merupakan platform strategis.
Kegiatan ini mendorong pertumbuhan bisnis, perluas jaringan perdagangan, serta memperkuat daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global.
“Tak hanya menghadirkan produk dan teknologi terbaru, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi nyata, melalui pertemuan antara produsen, distributor, importir, eksportir, investor, dan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya di Kantor Kemenperin, Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
KRISTA InterFOOD 2026 dihadirkan sebagai platform strategis untuk mempertemukan inovasi dan peluang bisnis di industri makanan dan minuman.
Banyak partisipasi pelaku industri nasional dan internasional di dalamnya, dengan lebih dari 40 program. Mencakup kompetisi berskala Internasional, seminar, talkshow, dan business matching. Krista mendorong terciptanya kemitraan strategis, perluasan akses pasar, dan peluang investasi berkelanjutan.
“Kami optimistis KRISTA InterFOOD 2026 dapat mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global,” ungkap Daud.
Acara bergengsi ini hadir dengan skala yang diklaim lebih besar, menempati 11 hall dengan total area pameran seluas 60.000 meter persegi.
Pameran tersebut menghadirkan 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM dari 16 negara, yaitu Amerika Serikat, China, Prancis, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Inggris, Vietnam, Malaysia, dan Korea Selatan.
Partisipasi internasional semakin diperkuat melalui kehadiran Paviliun Amerika Serikat (USA), China, dan Thailand yang membawa total 70 peserta.
Menargetkan 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara, ajang ini menjadi platform strategis. Mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman, untuk menjajaki peluang bisnis, membangun kemitraan, memperluas jaringan, serta membuka akses ke pasar nasional dan internasional.
KRISTA InterFOOD 2026 diselenggarakan berbarengan dengan Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo. Saling melengkapi dalam mendukung kebutuhan industri makanan dan minuman.
Seafood Show Asia Expo hadirkan peluang bisnis di sektor hasil laut dan produk perikanan. Sementara ALL Indonesia Cooltech Expo berfokus pada teknologi pendinginan dan solusi rantai dingin (cold chain), untuk menjaga kualitas serta kesegaran produk.
Kolaborasi ketiga pameran ini memberi akses lebih luas bagi pelaku industri untuk menemukan inovasi, menjajaki kemitraan, serta mengembangkan peluang bisnis dari proses produksi hingga distribusi.