SIVP dan AI Cockpit OMODA & JAECOO Siap Diuji di International User Summit

Selasa 20-10-2026,07:41 WIB
Reporter : Sarif Hidayatullah
Editor : Bagus Rachmanto

JURNALISID.COM - Bisakah mobil datang menjemput saat Anda keluar dari mal? Bisakah AI memahami maksud sebenarnya hanya dari beberapa kata, lalu merespons dengan tepat? Ketika kendaraan cerdas mampu bergerak sendiri sekaligus memahami kebutuhan penggunanya, babak baru tantangan mobilitas masa depan pun dimulai. Kedua kemampuan itu sebenarnya sudah lebih dulu dikenal publik Indonesia, karena Super AI Cockpit pada OMODA O4 dan SIVP pada JAECOO J7 SHS-P sama-sama melakukan debut globalnya di Indonesia. Kini, tamu global baru bisa mencobanya langsung di Tiongkok.

Pada 19 hingga 21 Oktober 2026, OMODA & JAECOO menggelar Super Intelligent Experience Lab sebagai bagian dari International User Summit bertajuk "DRIVE TO THE NEXT VIBE" di Tiongkok. Acara ini berpusat pada dua teknologi cerdas, yaitu SIVP (Super Intelligent Valet Parking) dan SIAS (Super Intelligent AI Space). Media dan tamu dari berbagai negara akan merasakan langsung skenario nyata yang menguji "kemampuan bertindak" kendaraan dan "kemampuan memahami" AI, sekaligus melihat peluang baru yang dibawa teknologi cerdas bagi gaya hidup anak muda. Bagi masyarakat Indonesia, SIVP sudah tidak asing. Teknologi yang mengusung konsep "Come to You, Park for You" ini lebih dulu diperkenalkan melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP di GIIAS 2026, setelah sebelumnya menjalani pengujian di sejumlah area parkir di Jakarta. SIVP punya dua fungsi utama.

Pertama, Smart Parking, yaitu kendaraan mencari slot dan melakukan manuver parkir secara otomatis. Kedua, Smart Summon, yaitu pengguna memanggil kendaraan menuju titik penjemputan. Bayangkan keluar dari pusat perbelanjaan tanpa perlu berkeliling mencari mobil, dan tiba di tujuan tanpa harus maju-mundur di slot parkir sempit. Kemampuan ini ditopang 27 sensor presisi tinggi yang bekerja bersamaan: 3 radar gelombang milimeter, 11 kamera, 12 radar ultrasonik, dan 1 LiDAR DToF. Saat SIVP aktif, kecepatan kendaraan dibatasi maksimal 10 km/jam agar sistem punya waktu respons yang cukup menghadapi kondisi yang berubah di sekitarnya.

Di Super Intelligent Experience Lab, SIVP akan masuk ke skenario pengalaman nyata dan menjalani serangkaian tantangan parkir cerdas, mulai dari pemanggilan kendaraan jarak jauh, area parkir yang rumit, hingga penghindaran rintangan. Bagaimana kendaraan membaca lingkungan, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tiap tugas akan diuji langsung di lokasi.

"GIIAS menjadi langkah awal bagi kami untuk memperkenalkan SIVP kepada masyarakat Indonesia. Ke depan, fokus kami bukan hanya memperkenalkan teknologinya, tetapi juga memastikan SIVP dapat memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari," ujar Ryan Ferdiean, Head of Product OMODA & JAECOO Indonesia, melalui keterangan tertulisnya, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:OMODA X Siap Debut Global di International User Summit 2026

Jika SIVP menguji kemampuan bertindak, SIAS menghadirkan tantangan interaksi manusia dan kendaraan yang tak kalah seru. Jakarta menjadi kota pertama di dunia yang menyaksikan peluncuran global OMODA O4 sekaligus debut Super AI Cockpit produksi massal pada ajang perdana "Super AI Night" 27 Juli 2026. Kokpit tersebut dibangun dengan arsitektur Agentic AI yang ditenagai large language model (LLM) dan sepuluh AI Agent, sehingga mampu bergerak dari sekadar menjalankan perintah menjadi memahami maksud penggunanya.

Di momen yang sama, OMODA & JAECOO juga memperkenalkan AI 2.0 yang membawa perencanaan perjalanan sesuai tujuan pengguna, pembelajaran kebiasaan berkendara, pendamping berbasis emosi lewat voice cloning dan avatar hewan peliharaan, serta hiburan yang mengikuti tren. Kemampuan-kemampuan itulah yang kini dikembangkan lewat SIAS dengan empat fokus: Better Intent Understanding, Better Understanding of User Habits, Better Understanding of Emotions, dan Better Understanding of Trends. Saat satu kalimat berisi beberapa permintaan sekaligus, apakah AI bisa merespons secara akurat? Saat pengguna berbicara tidak langsung, apakah AI bisa menangkap maksud di baliknya?

Dari pemahaman bahasa alami dan respons multi-perintah, rekomendasi cerdas yang personal, hingga AI virtual pet, SIAS membuat interaksi terasa lebih natural dan pengalaman berkendara lebih personal. Di satu sisi ada kemampuan bertindak lewat pemanggilan kendaraan dan parkir cerdas. Di sisi lain ada kecerdasan emosional AI lewat pemahaman maksud dan respons yang sesuai preferensi pengguna. Melalui SIVP dan SIAS, OMODA & JAECOO terus mendekatkan teknologi cerdas dengan gaya hidup anak muda. Pada 19 Oktober 2026, Super Intelligent Experience Lab resmi dimulai. Pengalaman mobilitas cerdas berikutnya menanti.

Kategori :