JURNALISID.COM - Pencinta sepak bola Indonesia siap-siap! Klub elite Premier League, Aston Villa FC bakal menyambangi Jakarta pada 1 Agustus 2026. The Villans bakal menjajal kekuatan Indonesia All Stars yang dilatih Kurniawan Dwi Yulianto dalam laga Tur Asia “Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026” yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kurniawan Dwi Yulianto resmi ditunjuk promotor sebagai komandan Indonesia All Stars, yang dihuni pesepak bola terbaik Tanah Air. Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 dipromotori Sound Rhythm. Penujukkan Kurniawan sebagai bentuk apresiasi atas rekam jejaknya yang telah terbukti dalam mengembangkan talenta-talenta muda Indonesia, serta pemahamannya yang mendalam terhadap ekosistem sepak bola nasional.
Tim asuhan Unai Emery bakal datang dengan kekuatan penuh, dengan status mentereng juara UEFA Europa League 2025/2026. Laga persahabatan melawan Indonesia All Stars bagian dari memanaskan mesin menyongsong Premier League Inggris musim baru dan juga menyongsong laga prestisius Piala Super Eropa menghadapi Paris Saint-Germain (PSG).
Kurniawan Dwi Yulianto amat antusias menukangi Indonesia All Stars menghadapi klub berkelas asal Kota Birmingham tersebut.
"Terima kasih atas kepercayaannya, saya merasa bangga bisa memimpin pemain-pemain terbaik Indonesia untuk menghadapi Aston Villa. Mereka tim besar, mereka masuk empat besar Premier League dan akan mentas di Liga Champions musim depan," ujar Kurniawan, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).
"Aston Villa bukan lawan sembarangan. Menjadi sebuah pengalaman luar biasa bagi pemain-pemain kita menjajal klub dengan materi banyak pemain bintang kelas dunia," timpal pelatih yang yang sempat menjadi nakhoda Timnas Indonesia U-17 tersebut.
BACA JUGA:Menang Dramatis, Spanyol Rebut Medali Emas Sepak Bola Putra Olimpiade 2024
Buat Kurniawan sendiri, pertandingan melawan Aston Villa bakal jadi pijakan penting bagi kariernya, yang tidak bisa terlupakan. Ia bakal satu panggung, saling berhadapan dengan Unai Emery.
Unai Emery, pelatih serial winner. Arsitek asal Spanyol kelahiran 3 November 1971 itu dikenal jadi sosok Si Raja Midas.
Ia pemegang rekor sebagai pelatih dengan gelar Liga Europa terbanyak sepanjang sejarah, yakni lima trofi! Hebatnya ia meraihnya di tiga klub berbeda. Tiga kali beruntun bersama Sevilla (2014, 2015, 2016). Dua lainnya didapat saat melatih Villarreal 2021 dan Aston Villa 2026 ini.
Unai Emery jadi sosok legenda bagi Aston Villa. Kinerja gemilangnya seperti membangunkan raksasa dari tidur panjangnya. Terakhir kali klub yang bermarkas di Villa Park menjadi angkat piala di level kompetisi Benua Biru pada edisi 1982 saat mereka memenangi Piala Champions UEFA (sekarang bernama Liga Champions).
"Saya kagum terhadap sosok Unai Emery. Ia pelatih hebat, bisa memaksimalkan potensi terbaik pemainnya. Ia selalu punya cara menjadi yang terbaik. Rentetan gelar Liga Europa jadi bukti kehebatannya. Bisa beradu strategi menjadi momen langka buat saya, dan akan menjadi pembelajaran hebat dalam karier melatih saya," kata Kurniawan Dwi Yulianto kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 tersebut.
Kurniawan bukan sosok sembarangan. Saat masih aktif bermain ia merupakan salah satu striker legendaris Timnas Indonesia. Ia salah satu pemain pilihan di program pelatnas jangka panjang di Italia berlabel PSSI Primavera pada periode 1993. Sosok yang disapa akrab Si Kurus itu melanglang buana di berbagai klub ternama. Kurniawan pernah membela Pelita Jaya, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, hingga PSS Sleman.
Sebagai informasi, Kurniawan Dwi Yulianto pernah merumput di Eropa, ia membela klub Swiss, FC Luzern pada periode 1994-1996.
BACA JUGA:Bola Mania... Ini Tim Perempatfinalis Euro 2024 Berikut Jadwal Pertandingan