Geely EX5 dan Starray EM-i Diklaim Hemat Biaya Kepemilikan dan Perawatan

Minggu 05-07-2026,11:43 WIB
Reporter : ikbaladmin
Editor : Bagus Rachmanto

JURNALISID.COM - Seiring meningkatnya adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, total cost of ownership menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen, termasuk biaya energi dan perawatan berkala. Geely Auto Indonesia menjawab kebutuhan ini melalui Geely EX5 dan Geely Starray EM-i, yang menawarkan biaya kepemilikan lebih terukur, termasuk pengeluaran pengisian daya bulanan yang tetap terjangkau.

Kedua model ini dirancang untuk mendukung mobilitas harian dengan efisiensi energi serta kemudahan penggunaan. Berdasarkan data GAIKINDO, kendaraan elektrifikasi berkontribusi sekitar 26% terhadap total penjualan kendaraan nasional sepanjang Januari-Mei 2026. Tren ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mulai mempertimbangkan manfaat elektrifikasi, baik dari sisi efisiensi biaya operasional maupun kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari.

“Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap teknologi elektrifikasi, kami melihat adopsinya di Indonesia terus berkembang. Konsumen kini semakin mempertimbangkan efisiensi dalam penggunaan sehari-hari. Melalui Geely EX5 dan Geely Starray EM-i, kami menghadirkan solusi mobilitas dengan biaya kepemilikan yang lebih terjangkau. Biaya perawatan berkala dimulai dari Rp120 ribu per bulan selama lima tahun kepemilikan,ˮ ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, melalui keterangan tertulianya, beberapa waktu lalu.  

Sebagai SUV EV, Geely EX5 dirancang untuk mendukung mobilitas harian dengan biaya operasional yang efisien. Biaya kepemilikan Geely EX5 juga tetap terjangkau, dengan jadwal servis berkala hingga 100.000 km atau sekitar lima tahun kepemilikan.

Jika dirata-ratakan, biaya perawatan Geely EX5 hanya sekitar Rp122 ribu per bulan. Dibekali Short Blade Battery berkapasitas 60,22 kWh, Geely EX5 mampu menempuh jarak hingga 495 km NEDC dalam sekali pengisian daya. Dengan jarak tempuh tersebut, mayoritas pengguna hanya perlu melakukan pengisian daya sekitar satu hingga dua kali dalam seminggu.

Untuk 25 hari penggunaan dengan jarak tempuh sekitar 1.0001.500 km, biaya pengisian daya diperkirakan berada di kisaran Rp290.000Rp435.000 per bulan, sehingga pengguna dapat menikmati mobilitas listrik yang efisien dengan biaya energi yang tetap terjangkau.

BACA JUGA:Geely Gandakan Kapasitas Produksi Lokal Geely EX2

Satu Kendaraan Bagi konsumen yang menginginkan manfaat elektrifikasi sekaligus fleksibilitas kendaraan hybrid, Geely Starray EM-i menawarkan kombinasi efisiensi kendaraan listrik dan kepraktisan kendaraan berbahan bakar bensin dalam satu paket. Geely Starray EM-i juga menawarkan biaya kepemilikan yang kompetitif. Dengan jadwal perawatan berkala hingga 75.000 km atau sekitar lima tahun kepemilikan, biaya perawatan jika dirata-ratakan hanya sekitar Rp273 ribu per bulan.

Dibekali baterai berkapasitas 18,4 kWh, Geely Starray EM-i memiliki jarak tempuh listrik hingga 105 km NEDC serta tangki bahan bakar 51 liter, Geely Starray EM-i. SUV ini menghadirkan fleksibilitas kendaraan plug-in hybrid untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh. Bagi komuter yang rutin menempuh perjalanan sekitar 4060 km per hari dari Tangerang, Bekasi, Depok, atau Bogor menuju Jakarta, pengguna dapat memaksimalkan penggunaan Pure EV Mode untuk aktivitas harian dengan melakukan pengisian daya secara rutin setiap 4 hari.

Dengan tarif pengisian di SPKLU, estimasi biaya pengisian daya selama 25 hari berada di kisaran Rp453.740 - Rp680.610 per bulan, bergantung pada jarak tempuh harian sekitar 4060 km 1.0001.500 km per bulan). Dikombinasikan dengan pengisian bahan bakar penuh sekitar satu kali per bulan, estimasi biaya operasional bulanan berada di kisaran Rp655.240Rp982.860.

Untuk perjalanan jarak jauh, Geely Starray EM-i menawarkan jangkauan lebih dari 1.000 km (combined), memungkinkan perjalanan antarkota dengan lebih praktis tanpa kekhawatiran mengenai jarak tempuh. Dengan harga bensin RON 92 sebesar Rp16.250/liter, biaya pengisian penuh tangki 51 liter sekitar Rp828.750, sementara pengisian penuh baterai 18,4 kWh di SPKLU hanya sekitar Rp45.374.

Dalam pengujian rute Jakarta–Bandung–Jakarta, Geely Starray EM-i mencatat konsumsi energi sebesar 1,24 liter per 100 km atau setara dengan 80,7 km/liter, menunjukkan efisiensi yang konsisten dalam berbagai kondisi perjalanan. Geely Auto Indonesia menghadirkan nilai kepemilikan lebih melalui program aftersales komprehensif untuk Geely EX5 dan Geely Starray EM-i, yang dirancang untuk memberikan ketenangan dan efisiensi biaya jangka panjang bagi pelanggan.

Kedua model dilengkapi dengan layanan Emergency Roadside Assistance ERA, garansi kendaraan, serta dukungan pengisian daya seperti wall charger atau portable charger untuk kemudahan penggunaan sehari-hari.

Selain itu, Geely EX5 menawarkan garansi baterai seumur hidup, sementara Geely Starray EM-i menghadirkan garansi power battery hingga 8 tahun atau 180.000 km, memberikan fleksibilitas dan nilai tambah sesuai kebutuhan masing-masing konsumen.

Kategori :