JURNALISID.COM - PT Ofero Technology Indonesia (Ofero), brand global penyedia solusi mobilitas listrik, resmi memperkenalkan Carria 1 di Jakarta Fair 2026, Kemayoran. Hadir sebagai motor listrik terbaru yang dirancang untuk mendukung mobilitas produktif masyarakat Indonesia, Carria 1 tidak hanya ditujukan untuk penggunaan personal, tetapi juga dikembangkan sebagai solusi mobilitas yang relevan bagi pelaku UMKM, layanan pengiriman, bisnis logistik, hingga perusahaan yang mengelola armada operasional harian dengan tingkat mobilitas tinggi.
Peluncuran Carria 1 hadir seiring pertumbuhan e-commerce nasional yang terus membuka peluang baru bagi pelaku usaha. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai transaksi e-commerce mencapai Rp1.288,93 triliun pada 2024, meningkat sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 1 Namun, dengan baru 41,51 persen pelaku usaha yang memanfaatkan niaga elektronik dan target pemerintah untuk mendorong 30 juta UMKM masuk ke ekosistem digital, kebutuhan terhadap solusi mobilitas yang efisien untuk mendukung distribusi, pengiriman, dan operasional usaha sehari-hari menjadi semakin relevan.
Di saat yang sama, pemerintah juga terus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari transformasi transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan. Melalui Carria 1, Ofero berupaya mengambil peran dalam menghadirkan motor listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pelaku usaha melalui biaya operasional yang lebih efisien, performa yang andal, dan penggunaan yang sesuai untuk kebutuhan mobilitas harian.
Auditya Gunawan selaku Brand Department Ofero Indonesia mengatakan bahwa kehadiran Ofero dan Carria 1 bukan sekedar motor listrik biasa.
“Kami melihat kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, melainkan sudah berkembang menjadi instrumen produktivitas. Melalui Carria 1, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat membantu pelaku UMKM, pengusaha lokal, kurir, hingga perusahaan logistik meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas,” ungkap Auditya," di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
BACA JUGA:Intip Promo Menarik Ofero di Jakarta Fair 2026
Mengusung slogan Kerja Cepat, Muat Lebih Banyak, Carria 1 dirancang untuk mendukung aktivitas operasional berintensitas tinggi melalui kombinasi daya tahan, kapasitas angkut, serta efisiensi penggunaan. Salah satu keunggulan utamanya adalah penggunaan sistem baterai ganda (Dual Battery) yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Kemampuan tersebut memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menjalankan aktivitas harian tanpa perlu khawatir melakukan pengisian daya berulang kali. Tidak hanya menawarkan jarak tempuh yang panjang, Carria 1 juga dirancang untuk kebutuhan operasional yang membutuhkan kapasitas angkut besar. Dengan kemampuan membawa beban hingga 200 kilogram, Carria 1 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari distribusi barang, layanan pengiriman last mile, usaha kuliner, hingga aktivitas operasional perusahaan yang membutuhkan kendaraan lapangan yang andal.
Untuk mendukung keamanan berkendara, Carria 1 dibekali teknologi Traction Control System (TCS) yang membantu menjaga traksi kendaraan pada berbagai kondisi permukaan jalan. Teknologi ini menjadi semakin penting mengingat kendaraan operasional sering digunakan dalam berbagai kondisi cuaca maupun medan jalan yang beragam.
Selain itu, Carria 1 juga dilengkapi fitur Automatic Repair System (ARS) yang memungkinkan sistem melakukan pemulihan otomatis ketika terjadi kendala tertentu sehingga pengguna tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju titik layanan terdekat. Dari sisi kenyamanan dan kepraktisan, Carria 1 hadir dengan berbagai fitur modern seperti panel digital 6 inci dengan auto brightness, NFC keyless access, USB charging port, alarm anti maling, bagasi berkapasitas 34 liter, serta jok panjang yang memberikan fleksibilitas lebih untuk kebutuhan harian maupun operasional.
“Kami mengembangkan Carria 1 dengan memahami bahwa kebutuhan pengguna di Indonesia sangat beragam. Kendaraan operasional harus mampu digunakan setiap hari, menghadapi berbagai kondisi jalan, membawa kebutuhan kerja maupun keluarga, serta tetap memberikan rasa aman dan nyaman saat dikendarai. Karena itu, kami membekali Carria 1 dengan berbagai fitur keselamatan dan teknologi yang mendukung pengalaman berkendara yang lebih andal,”, jelas Zhaenal Fanani, Retail Training Ofero Indonesia.
Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi biaya penggunaan. Berdasarkan simulasi penggunaan kendaraan operasional sejauh 200 kilometer per hari, motor listrik mampu memberikan penghematan biaya operasional hingga sekitar Rp14,6 juta per tahun dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. Efisiensi tersebut berasal dari biaya energi yang lebih rendah, minimnya kebutuhan perawatan rutin, serta berbagai keuntungan operasional lainnya yang dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan pengeluaran.
BACA JUGA:Sepeda Listrik Premium Ofero Stareer 5 Lit Diklaim Bisa Tempuh Jarak 130 Kilometer
Sebagai pengendara ojek online (ojol) Ryan mengatakan bahwa Carria 1 cocok untuk pengendara yang membutuhkan kendaraan dengan tenaga dan performa. “Buat kami sebagai driver, yang terpenting bukan sekadar motornya bertenaga, tetapi juga nyaman dipakai seharian, irit biaya operasional, dan bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan kerja. Saat harus mengantar penumpang, membawa paket, atau belanjaan pelanggan, motor yang punya ruang angkut memadai dan memberikan rasa aman tentu sangat membantu. Menurut saya, Carria 1 punya karakter yang sesuai dengan kebutuhan driver yang mobilitasnya tinggi setiap hari”,
Melalui perkenalan Carria 1, Ofero mempertegas komitmennya untuk terus menghadirkan solusi mobilitas berbasis teknologi lithium yang andal, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Ke depan, Ofero optimis kendaraan listrik akan memainkan peran yang semakin besar dalam mendukung aktivitas ekonomi produktif sekaligus mempercepat transformasi mobilitas nasional menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.