DENZA Hadirkan Art in Motion di ArtMoments 2026

Sabtu 06-06-2026,08:00 WIB
Reporter : Bagus Rachmanto
Editor : Bagus Rachmanto

JURNALISID.COM - DENZA, merek premium di bawah naungan BYD, menghadirkan Art in Motion dalam penyelenggaraan ArtMoments 2026 yang berlangsung pada 4–7 Juni 2026 di AGORA Mall, Jakarta. Sebagai VIP Mobility Partner, DENZA menghadirkan ruang pengalaman (booth A5) yang mempertemukan seni, teknologi, desain, dan mobilitas premium melalui instalasi visual dan audio yang dikembangkan bersama dua orang seniman.

Melalui Art in Motion, DENZA mengajak pengunjung untuk melihat kendaraan tidak hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai medium ekspresi artistik dan pengalaman multisensori. Pendekatan ini diwujudkan melalui dua interpretasi utama:

The Mallacan Leisure karya Arief Witjaksana, sebuah karya seni khusus yang diintegrasikan pada DENZA D9 dan mentransformasi kendaraan menjadi moving canvas yang merefleksikan imajinasi, kebebasan, dan ekspresi modern; serta HEAD IN THE CLOUDS karya Gabriel Cheah, sebuah pengalaman sound art kontemplatif yang menggambarkan perjalanan di atas pesawat pada ketinggian 40.000 kaki dan dihadirkan melalui sistem audio premium Devialet pada DENZA B8, menciptakan perjalanan imersif melalui suara, gerak, dan aspirasi.

Keduanya dirancang untuk menghadirkan dialog antara craftsmanship, innovation, dan artistic expression, sekaligus memperlihatkan bagaimana teknologi dapat menciptakan pengalaman yang lebih personal, emosional, dan relevan dengan gaya hidup modern.

“Melalui partisipasi DENZA di ArtMoments 2026, kami ingin menegaskan filosofi Technology Drives Elegance yang menjadi fondasi brand DENZA. Bagi kami, teknologi dan seni memiliki kesamaan mendasar: keduanya berupaya menciptakan pengalaman yang mampu menginspirasi, membangkitkan emosi, dan memperkaya kehidupan. Melalui kolaborasi dengan para seniman dalam instalasi ini, DENZA menghadirkan kendaraan bukan hanya sebagai simbol inovasi dan kemewahan, tetapi juga sebagai medium ekspresi kreatif yang mempertemukan desain, craftsmanship, dan teknologi dalam satu pengalaman yang utuh. Kehadiran DENZA D9 dan DENZA B8 merepresentasikan komitmen kami untuk menghadirkan kendaraan yang memadukan teknologi canggih, desain elegan, dan kualitas artistik yang relevan dengan gaya hidup modern dan berkelas,” ujar Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Indonesia, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).

The Mallacan Leisure: Sebuah Ekspresi Artistik tentang Eksplorasi dan Elegansi pada DENZA D9 Pada instalasi ini, DENZA D9 bertransformasi menjadi kanvas artistik bagi Arief Witjaksana, seniman Indonesia yang dikenal melalui pendekatan visual yang menggabungkan imajinasi, spontanitas, dan eksplorasi pengalaman manusia.

BACA JUGA:DENZA Jadi VIP Mobility Partner ArtMoments 2026

Melalui karya bertajuk The Mallacan Leisure, Arief menghadirkan sebuah lanskap visual yang mengajak audiens memasuki ruang di mana rasa ingin tahu, kebebasan, dan kemungkinan hidup berdampingan. Dituangkan pada DENZA D9, karya ini mentransformasi kendaraan menjadi lebih dari sekadar objek desain, melainkan medium ekspresi yang mempertemukan seni, teknologi, dan pengalaman emosional dalam satu kesatuan yang harmonis.

Dalam praktik artistiknya, Arief mengeksplorasi bagaimana manusia membangun hubungan dengan dunia di sekitarnya melalui imajinasi, refleksi, dan pengalaman personal. Bahasa visual yang cair, ekspresif, dan penuh warna menjadi sarana untuk menghadirkan perspektif baru mengenai perjalanan, penemuan, dan kebebasan dalam memaknai kehidupan modern. Melalui The Mallacan Leisure, ia menciptakan ruang yang mengundang audiens untuk melihat dunia dengan rasa ingin tahu yang lebih besar serta membuka kemungkinan-kemungkinan baru yang lahir dari eksplorasi dan kreativitas.

“Melalui karya ini, saya ingin menghadirkan sebuah ruang yang mendorong audiens untuk mengeksplorasi imajinasi dan menemukan perspektif baru dalam keseharian mereka. Ketika dihadirkan pada DENZA D9, karya ini menjadi sebuah dialog antara ekspresi artistik dan inovasi, memperlihatkan bagaimana teknologi dan kreativitas dapat berjalan berdampingan untuk menciptakan pengalaman yang lebih bermakna,” ujar Arief.

Semangat tersebut beresonansi dengan filosofi DENZA, Technology Drives Elegance, di mana teknologi tidak hanya hadir untuk mendukung performa, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang lebih intuitif, refined, dan bermakna. Melalui kolaborasi ini, DENZA memperlihatkan bagaimana craftsmanship, inovasi, dan ekspresi artistik dapat berpadu dalam satu bentuk mobilitas premium yang elegan, personal, dan relevan dengan gaya hidup modern. HEAD IN THE CLOUDS:

Seni Suara oleh Gabriel Cheah, Dihadirkan melalui DENZA B8 Melengkapi interpretasi visual melalui DENZA D9, DENZA B8 menghadirkan pengalaman audio imersif melalui instalasi bertajuk HEAD IN THE CLOUDS. Karya ini merupakan floating soundscape dari Gabriel Cheah, musisi dan seniman kontemporer asal Malaysia yang dikenal melalui pendekatan artistik yang memadukan suara, visual, serta eksplorasi emosional.

Karya audio ini direkam memberikan pengalaman pendengar seakan-akan berada didalam pesawat yang melaju di ketinggian 40.000 kaki, menghadirkan suara perjalanan di antara awan sebagai metafora mengenai aspirasi, refleksi, dan perjalanan menuju tujuan. Atmosfer suara yang tenang dan meditatif menciptakan ruang emosional yang mempertemukan ambisi dengan ketenangan, sekaligus merefleksikan filosofi Gabriel mengenai keseimbangan antara pengalaman yang menyenangkan dan tujuan hidup yang bermakna.

BACA JUGA:Supercar Listrik DENZA Z Debut di Beijing Auto Show 2026

“Bagi saya, kebahagiaan bukan sekadar absennya emosi negatif, melainkan keseimbangan antara pengalaman yang menyenangkan dengan pertumbuhan dan makna hidup. Melalui HEAD IN THE CLOUDS, saya ingin menghadirkan ruang emosional yang memadukan harapan, energi positif, serta refleksi personal; sebuah pengalaman audio yang intim dan imersif, di mana ambisi dan ketenangan dapat hadir secara bersamaan,” ujar Gabriel Cheah.

Kategori :

Terpopuler