IEE Series 2026 Hadirkan Indonesia Energy Week Surabaya

Selasa 14-04-2026,10:16 WIB
Reporter : Bagus Rachmanto
Editor : Bagus Rachmanto

JURNALISID.COM - Pertumbuhan manufaktur dan aktivitas logistik di berbagai kawasan regional mulai  membentuk pusat-pusat industri baru di Indonesia. Seiring itu, kebutuhan energi, utilitas industri, dan teknologi  produksi pun ikut bergerak mengikuti dinamika kawasan-kawasan industri tersebut.

Menangkap perubahan ini, Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 memperluas platform industrinya  dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya, yang akan diselenggarakan pada 15-18 Juli 2026 di Grand  City Convention & Exhibition Surabaya. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi IEE Series untuk memperkuat  jaringan nasional sekaligus sebagai ruang pertemuan bagi pelaku industri energi dan manufaktur di kawasan  industri regional.

Surabaya pun muncul sebagai pilihan yang tepat, seiring perannya yang semakin penting dalam peta industri  nasional. Bersama Gresik dan Sidoarjo di sekitarnya, kawasan ini telah lama dikenal sebagai salah satu koridor
manufaktur terbesar di Indonesia setelah Jabodetabek. Aktivitas industri pengolahan di wilayah ini juga menjadikan  Jawa Timur sebagai salah satu kontributor utama ekonomi nasional, dengan kontribusi sekitar 15% terhadap GDP  nasional, terbesar kedua setelah Jakarta.

Ritme industri Surabaya juga tercermin dari aktivitas logistiknya. Dari kawasan manufaktur di Gresik dan Sidoarjo
hingga aktivitas distribusi di Pelabuhan Tanjung Perak, kota ini menjadi simpul pergerakan bahan baku, peralatan
industri, hingga komponen energi yang mengalir ke berbagai wilayah Indonesia Timur. Pelabuhan Tanjung Perak,
yang menangani lebih dari 3,6 juta TEUs kontainer setiap tahun, menjadi salah satu gerbang distribusi industri  terpenting di Indonesia. Seiring meluasnya aktivitas industri tersebut, kebutuhan akan sistem energi dan jaringan  kelistrikan yang andal dan efisien menjadi semakin krusial untuk mendukung operasional industri yang
berkelanjutan.

Dalam konteks inilah Indonesia Energy Week Surabaya hadir sebagai perluasan IEE Series 2026. Penyelenggaraannya  akan berlangsung bersama dua pameran industri yang telah lama menjadi bagian dari lanskap industri Surabaya,  yaitu Manufacturing Surabaya serta Growtech Indonesia, yang telah menjadi platform penting bagi industri  manufaktur dan teknologi agrikultur di kawasan Indonesia Timur. Setelah selama 20 tahun dikenal sebagai salah  satu pameran manufaktur terbesar dengan target Indonesia Timur, Manufacturing Surabaya akan kembali
menghadirkan teknologi mesin, otomasi, serta solusi produksi modern bagi pelaku industri.

BACA JUGA:IEE Series 2026 Ekspansi Regional ke Balikpapan

Kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya di tengah ekosistem pameran tersebut menghadirkan dimensi baru, menghubungkan kebutuhan energi, kelistrikan, dan utilitas dengan aktivitas manufaktur dan agrikultur yang sudah
lebih dulu berkembang di kawasan ini.
Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia  Energy Week Surabaya merupakan ekspansi untuk menggapai ekosistem yang lebih luas dalam rangkaian IEE Series.

“IEE Series dibangun sebagai unified industrial marketplace. Di kawasan seperti Jawa Timur yang memiliki basis  manufaktur dan logistik kuat, kebutuhan terhadap energi, kelistrikan, dan utilitas industri menjadi semakin penting.  Karena itu, menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya bersamaan dengan pameran seperti Manufacturing
Surabaya dan Growtech Indonesia menciptakan sebuah ekosistem pameran yang saling melengkapi, di mana  teknologi produksi, kebutuhan energi, hingga solusi utilitas industri dapat bertemu dalam satu platform,” papar  Hanung, melalui keterangan tertulisnya, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pendekatan ini membuka ruang interaksi yang lebih luas lagi bagi pelaku industri.  Jakarta tetap menjadi panggung utama berskala nasional dan internasional. Namun melalui Surabaya, perusahaan
tidak hanya bertemu dengan sesama penyedia teknologi, tetapi juga pengguna langsung dari sektor manufaktur,
agrikultur, hingga utilitas industri. Hal ini menciptakan percakapan yang lebih kontekstual mengenai kebutuhan
energi dan infrastruktur di kawasan ini dan Indonesia Timur,” tambah Hanung.

Dalam penyelenggaraannya, Indonesia Energy Week Surabaya akan menghadirkan berbagai solusi teknologi dan  inovasi industri di sektor energi, kelistrikan, serta pengelolaan air dan utilitas industri, dengan target 3.000  pengunjung profesional.

BACA JUGA:IEE Series 2025 Tutup Dua Pekan Inovasi Industri: Bukti Transformasi Menuju Keberlanjutan

Rangkaian ini akan diperkuat oleh dua pameran utama dalam ekosistem IEE Series: Electric  & Power Indonesia dan Water Indonesia.  Electric & Power Indonesia akan menampilkan beragam teknologi kelistrikan dan energi, mulai dari sistem
distribusi dan transmisi listrik, peralatan pembangkit, solusi energi baru dan terbarukan, hingga teknologi efisiensi
energi dan otomasi industri. Sementara itu, Water Indonesia menghadirkan berbagai solusi pengelolaan air dan  utilitas industri, termasuk teknologi pengolahan air, sistem filtrasi dan membran, hingga solusi konservasi dan  efisiensi penggunaan air di berbagai sektor.

Kehadiran solusi-solusi tersebut mencerminkan kebutuhan industri yang semakin berkembang, sekaligus membuka
ruang interaksi yang lebih langsung antara penyedia teknologi dan pelaku industri di kawasan Jawa Timur dan  Indonesia Timur. Dalam konteks ini, Indonesia Energy Week Surabaya tidak hanya menjadi ruang untuk melihat  teknologi, tetapi juga untuk memahami bagaimana solusi tersebut diterapkan di lapangan  mulai dari kebutuhan
operasional hingga arah pengembangan industri ke depan.

Sebagai bentuk kolaborasi dan komitmen IEE Series, Pamerindo Indonesia bersama Masyarakat Ketenagalistrikan  Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Timur akan menghadirkan seminar Surabaya Electric Forum 2026 dengan tema “East
Java Driving Indonesia’s Energy Transition.” Forum ini akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor  ketenagalistrikan, termasuk perwakilan dari PLN Nusantara Power, PLN Engineering, PLN UIT Jawa-Bali-Madura,
Dinas ESDM Jawa Timur, akademisi ahli Institut Teknologi PLN, serta pelaku industri pengusaha dari kawasan Jawa
Timur dan sekitarnya dan berbagai lembaga pembiayaan.

Forum ini akan membahas isu strategis terkait implementasi RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik)  2025–2034, termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan di Jawa Timur, keandalan pasokan listrik untuk  kawasan industri, serta kesiapan pembiayaan proyek ketenagalistrikan. Dengan dukungan Masyarakat  Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Timur, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membuka
peluang investasi dan mempertemukan para pemangku kepentingan sektor energi dan kelistrikan dalam mendorong  agenda transisi energi nasional serta pengembangan ekosistem industri yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian IEE Series 2026, Indonesia Energy Week Surabaya memperlihatkan bagaimana sebuah
platform industri tidak lagi berdiri sendiri, tetapi tumbuh bersama ekosistem yang ada di sekitarnya. Kehadirannya  yang beriringan dengan Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia menciptakan satu ruang temu yang lebih  utuh, di mana teknologi produksi, kebutuhan energi, hingga solusi utilitas saling terhubung dalam konteks industri  yang nyata.

Indonesia Energy Week Surabaya dalam rangkaian IEE Series 2026 hadir bukan hanya sebagai pameran, tetapi  sebagai bagian dari perjalanan industri itu sendiri, mengikuti arah pertumbuhan dan menjadi ruang di mana
kebutuhan serta kolaborasi mulai bertemu.

Kategori :